Permanas

dan jika kebebasan adalah kata-kata yang tak terantai, maka ia tak perlu dipasung

Arsip untuk Februari, 2008

pada jendela

Ditulis oleh permanas di/pada 25 Februari 2008

waktu baru malam

tapak senja hilang di garis horisontal

angin bilang, tarik saja awan itu

tapi tangannya terlalu malas untuk digerakkan

karena lembayung masih sedikit tersisa

di sana

lampu pinggir jalan baru nyala

terangi wajah pekerja

yang berminyak, kusam

lelah

pernahkah terpikir, melintas

mata mereka terlalu sayu

kelopak matanya redup

tawanya dipaksakan

cerita-cerita cuma dibungkus

anehnya, tak lama, diceritakan lagi

dan bocah-bocah jaman

riang sedih

diserak pinggir trotoar

seperti daun kering

dikandung desah angin

lalu roda-roda menggilas mereka

bilakah masa tidak lagi

ayunkan detiknya

cuma berita lalu

syahdan

purnama mandi cahaya

tapi masih banyak muka-muka murung

sementara dikitari pelangi lingkar

sekali lagi angin bilang

tarik saja awan itu

bintang kemudian cemburu

ini malam waktunya aku

purnama ambil bicara

adakah kamu, bintang

tinggalkan langit

mulut itu dikatup

rapat

marahnya disumpal pada

cerobong asap pabrik

pada lubang-lubang knalpot

tangannya malas untuk digerakkan

lain tempat, lain tempat, lain tempat

dan lain tempat yang lain lagi

tidak di mana-mana

di sini

sendiri

di pojok pembaringan

sepereinya merah jambu

dinding putih polos

tidak ada apa-apa

lampu setengah terang

itu bukan malam pengantin

itu bukan malam pesta

itu bukan malam dalam lagu

itu bukan itu

itu bukan ini

ini bukan apa

tapi jendelanya terbuka

tirainya disingkap

anginnya diundang

tapi masih saja terus membisik

tarik saja awan itu

tarik saja awan itu

tarik saja awan itu

tak bisa dibungkam

sendiri siapa yang ada di pojok pembaringan sana

menyandar diri pada tembok

tatap kosong itu jendela

biar lantak itu tirai

hatinya jadi dua

bertanya, bertanya, bertanya

tanyakan saja

tidak perlu siapa jawab siapa

hatinya jadi tiga

jadi empat jadi lima jadi enam

sampai hati tidak lagi hati

jiwa berontak tubuh

tubuh rantai jiwa

lainny menangis

lainnya tertawa

lainnya merintih

lainnya senyum

lainnya sadar, gila, lari, kejar, tangkap, ikat, kurung, buron

teriak

ya, teriak saja

lemahnya cuma teriak

kuatnya kosong, takut, sembunyi

curi pandang dalam gelap

mari ikut aku

bisik malam

katanya lembut

heningku cuma sedikit di ujung kesepian

tapi bisa selimuti kubah bumi dengan tenang

jangan takut

banyak lain lagi masih menunggu

gelisah belum selesai

tapi sekarang memang hening

jernih

diri lain tertangkap pada cermin sepi

ada yang masih tertidur, melamun, tidak tahu

ada yang berhandai-handai, bicara, bercengkrama

mereka itu aku

aku itu mereka

mereka itu kau

kau itu siapa

siapa itu aku

aku itu si-apa

siapa mereka siapa kau siapa aku

siapa siapa siapa

kata malam jangan gelisah

jangan hentak waktu

anak jaman lelap di balik selimut kardusnya

mimpi masih ada

nyata juga masih lari-lari

keduanya berkelahi

jaman mendelik, bangun, menguap

lalu topan menari

tanah mengadu

bawa tsunami

lalu air mata banjir

lalu jantungnya terbakar

paru-parunya penuh asap

wajahnya meringis

bukan lagi senyum

bukan lagi sahabat

bukan lagi ibu pertiwi

tarik saja awan itu

hujan jadi kecut

sakit perut langganan wc

itu belum apa-apa

bintang mau kasih tahu

alam sekarat

klep jantungnya aus

pa-ru-pa-ru-nya tuberkulose

ususnya kusut

kurang minum

tenggorokannya bisul

dia komplikasi

dokter mendiagnosa

ozon sudah bocor

pikir tukang solder

andai ia bisa ditambal seperti ember somplak

tapi malam cuma menyisakan sedikit mimpi

di pojok pembaringan

sepereinya merah jambu

dinding putih polos

tidak ada apa-apa

lampu setengah terang

tapi jendelanya terbuka

tapi malam memang cuma menyisakan sedikit mimpi.permanas/27 Agustus 2003

Ditulis dalam PUISI | Bertanda: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Bacalah dengan teliti, ini sangat penting!

Ditulis oleh permanas di/pada 23 Februari 2008

Pernah ada anak lelaki dengan watak buruk. Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku, dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan orang lain

Hari pertama dia memaku 37 batang di pagar.Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari. Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri daripada memaku di pagar

Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku pun dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya

Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari bila dia berhasil menahan diri/bersabar. Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar

Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata: ”Anakku, kamu sudah berlaku baik, tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang ada di pagar.”

Pagar ini tidak akan kembali seperti semula. Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain, hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar

Kau bisa menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali, tetapi akan meninggalkan luka. Tak peduli berapa kali kau meminta maaf/menyesal, lukanya tinggal. Luka melalui ucapan sama perihnya seperti luka fisik. Kawan-kawan adalah perhiasan yang langka. Mereka membuatmu tertawa dan memberimu semangat. Mereka bersedia mendengarkan jika itu kau perlukan, mereka menunjang dan membuka hatimu. Tunjukkanlah kepada teman-temanmu betapa kau menyukai mereka

Kirim surat ini kepada mereka yang kau anggap teman, walaupun berarti kau mengembalikannya kepada yang mengirimnya kepadamu. Bila pesan ini kembali padamu, itu berarti bahwa kau mempunyai lingkaran teman

Untuk mengakhiri: ”Keindahan persahabatan adalah bahwa kamu tahu kepada siapa kamu dapat mempercayakan rahasia.” (Alessandro Manzoni)

Beberapa baris untuk direnungkan…
Jika kau menerima pesan ini, ketahuilah bahwa ada orang yang bermaksud baik padamu dan bahwa dari dirimu ada juga orang yang kau kasihi.Jika kau terlalu sibuk untuk menyisihkan beberapa menit untuk meneruskan ini kepada orang lain dan berpikir: ”Saya akan melakukannya beberapa hari yang akan datang”, lupakan saja, karena mungkin kau tidak akan pernah melakukannya. Tantra ini datang dari bagian Utara India

Entah kau percaya tahyul atau tidak…
sisihkanlah beberapa menit untuk membaca ini. Ada beberapa pesan yang baik untuk jiwa kita
• Berilah kepada orang lebih dari yang mereka harapkan, dan lakukan secara bijaksana.
• Yakinlah pada dirimu ketika berkata: ”Aku mencintaimu.”
• Jika kau berkata: “Aku menyesal,” tataplah mata lawan bicaramu
• Jangan permainkan harapan orang lain. Mungkin kau bisa tersinggung, tetapi itulah satu-satunya cara untuk menjalani hidupmu
• Jangan adili orang lain, tetapi adili dirimu secara kritis
• Bicaralah pelan, tetapi cepat dalam berpikir
• Jika kau ditanya sesuatu yang tak ingin kau jawab, senyumlah, dan tanya: ”Mengapa kamu mau tahu?”
• Ingatlah bahwa kasih yang paling indah dan sukses yang terbesar mengandung banyak risiko
• Jika kau kalah, jangan lupakan pelajaran dibalik kekalahan itu
• Hargai dirimu. Hargai orang lain. Bertanggung jawablah atas tindakanmu
• Jangan biarkan selisih paham merusak indahnya persahabatan
• Tersenyumlah ketika menjawab telepon, orang yang menelponmu akan mendengarnya dari suaramu
• Baca yang tersirat
• Bila kau tidak mendapatkan apa yang kau inginkan, mungkin saja itu keberuntunganmu

TOTEM TANTRA ini harus dikirim dalam 96 jam.
Kirimlah beberapa copy dan lihat apa yang terjadi padamu dalam beberapa hari mendatang. Ini benar, walaupun kau tidak percaya tahyul… Dan sekarang sisanya… Kirim pesan ini kepada paling kurang 5 orang dan hidupmu akan menjadi lebih baik.
• 0 – 4 orang: hidup akan menjadi lebih baik
• 5 – 9 orang: hidup menjadi lebih baik dan harapanmu akan terpenuhi.
• 9 – 14 orang: kau akan mendapatkan 5 kejutan dalam 3 minggu mendatang
• 15 orang atau lebih: hidupmu menjadi lebih baik, dan apa yang pernah kau impikan, mulai menjadi kenyataan.

Jika kau tiba pada akhir berita ini, proficiat…

Origineel bericht van ANDRÉ DESNOYERS
en op Power Point gezet door SYLVIE SIMONEAU,
vertaald uit het Frans door GUSTAAF BOGAERTS

Ditulis dalam KAMU MAU TAHU? (dari berbagai sumber) | Bertanda: , , , , | Leave a Comment »

Dia Yang Terbang!

Ditulis oleh permanas di/pada 23 Februari 2008

Guruku pernah bilang ‘kau tak perlu takut, kau hanya perlu melompat, dan terbang.’

Aku tidak pernah tahu kelanjutannya sampai sekarang. Satu-satunya yang terus kusaksikan, tidak ada yang benar-benar telah selesai. Itu kurasakan, dan kau tidak akan pernah menebak di mana kau akan mendarat dan bertanya di mana kau akan berakhir seharusnya. Tidak ada seharusnya, hanya itu jawaban yang akan kau dengar sepanjang hari.

Satu kali aku mulai mengerti, meski samar, seakan itu mulai menjelaskan benang merahnya kepadaku. Waktu itu aku duduk sendiri di bangku paling pojok dekat panggung pada acara pementasan balet. Kau pasti tahu, bagaimana rasanya kau berdiri pada ibu jari kakimu?

Kau tak perlu menyanyi dengan suara terindahmu, atau yang paling jelek sekali pun. Sekali lagi terlintas kata guruku. Kau tak perlu takut, kau hanya perlu melompat, dan terbang. Sekarang aku tahu maksudnya. Kulihat penari kecil itu menatap padaku hingga lekat. Tak ada ruang waktu saat itu. Ia melakukan apa yang dapat dilakukannya, pada saat bersamaan ia memandang mataku dengan dalam. Dan memang tidak ada yang seharusnya menjadi seharusnya.

Kalau kau ingin melakukan sesuatu yang menurutmu baik untuk kau kerjakan, kau tinggal lakukan saja, kau harus merasakannya sendiri. Jika tidak, kau ragu-ragu, selanjutnya kau akan memberitahuku kalau kau takut.

Sekali lagi ia menghentakkan kakinya dari lantai panggung, melompat, dan …, terbang! Kembali ia mengatakan padaku melalui lambaian tubuh, rambut dan gaun terindah miliknya. Kau tak perlu memikirkan di mana kau akan mendarat, atau terjatuh, atau ada kelucuan setelahnya. Aku sempat berpikir, ia pasti akan tersenyum setelahnya kepadaku dan kepada semua orang yang menyaksikan dirinya.

Waktu melesat, dan aku semakin kesepian di pojokan panggung setelah semuanya kembali pulang. Tapi aku masih memikirkan apa yang terjadi selanjutnya setelah ini. Kau tak perlu khawatir akan jawabannya. Selalu akan ada jawaban untuk setiap kehidupan. Panggung itu kosong, tapi tidak dengan pertanyaan yang ada dalam kepalaku.

Ia yang menatapku saat menari, itu juga membuatku iri, ia yang menyembulkan sedikit wajahnya dari kisi-kisi panggung, itu juga yang menghentikan pertanyaan-pertanyaanku ketika ia menghampiri seakan tanpa maksud apa-apa. Hanya senyumnya yang akan kuingat, dan akan tetap seperti itu.

“Kulihat hanya tinggal kau sekarang,” sapanya kepadaku.

“Tapi sekarang tidak.” Ada yang ingin kulanjutkan dengan kata-kata itu, sedikit berat, tapi harus dikatakan. Jadi, “Bagaimana rasanya terbang?”

Ia tidak bilang apa-apa kepadaku. Lucunya, aku menunggu lama untuk melihat bibirnya bergerak. Kau tak perlu membayar mahal atas waktu untuk menunggu sesuatu, lebih dari itu, atas apa yang kau dengar dan lihat. Akan ada banyak emosi melilit lehermu, lebih tepatnya, hati dan pikiranmu. Tapi aku tidak pernah takut atas apa yang kumulai sendiri. Perlahan sekali ia bergerak, tapi tidak seperti yang kuharap sebelumnya. Bibir miliknya.

Ia menuliskan sesuatu dengan tangan terlembutnya. Jari-jari itu seperti dirinya sendiri yang dengan lentur menari pada lantai panggung. Yang kulihat, kertas putih yang sudah ditulis oleh dirinya sendiri. Ia memberikannya, lalu meninggalkanku.

“Tidak ada. Kau harus merasakannya sendiri.” Hanya itu yang kubaca. Aku tidak terkejut.

Tidak ada yang perlu diceritakan panjang lebar, atau dunia akan berubah menjadi dongeng-dongeng yang akan membuatmu bosan karena terlalu seringnya kau mendengar, atau bosan melihatnya karena menumpuk pada rak bukumu yang kau taruh tepat di atas kepala tempat tidurmu dan berharap kau akan menjadi bagian darinya. Kalau begitu kau akan merasakan dunia yang tragis dari dunia anak-anak. Jangan tanya, aku merasakannya sendiri.

Dan, inilah aku. Kau menatapnya sekarang. Laki-laki yang tidak pernah punya rumah untuk dirinya juga pikirannya, yang pergi dari rumah setelah merobek karton berisi peraturan-peraturan rumahnya. Bukan untuk menghina, tapi untuk mengatakan kalau ada sesuatu yang harus dirubah. Kau pasti akan bilang kalau aku tidak tahu bagaimana cara mengungkapkan sesuatu. Kalau begitu kau benar. Aku memang tidak tahu caranya.

Jadi, apakah ia menari dan melompat seperti angsa putih yang tidak berdosa, atau ia melakukan yang seharusnya dilakukan. Tidak ada jawaban. Seperti katanya, ‘Kau harus merasakannya sendiri.’ Aku tidak akan bertanya lagi.

Kau tidak perlu takut, kau hanya perlu melompat, dan …, terbang. Kau pasti akan bertanya-tanya sekarang, apakah aku melakukannya atau tidak. Kalau begitu, cari aku di tempat-tempat yang tinggi. Jika tidak, kau akan menemukanku tergeletak dibawahnya karena sudah tidak punya lagi tempat bermain. Permanas/01062005

Ditulis dalam CERPEN | Bertanda: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Post Nubila Lux

Ditulis oleh permanas di/pada 20 Februari 2008

di sinilah kita sekarang

dalam sejarah dan ruang-ruang

yang lama kita mendekam di dalamnya

kau bilang

ada cerita lain yang

masih sembunyi

atau itu tidak pernah diucapkan

yang tak pernah tersentuh

bagaimana kau dapat tidur lelap

sementara ratapan-ratapan menyelinap

merenggut mimpimu sendiri;

kau bilang padaku

anak-anak yang kau tampung

air matanya dalam mangkuk sunyi

kau simpan dan masukkan

ke dalam tabung penamu

kau tulis kertas tersurat

tapi tidak tahu kemana

kertas-kertas itu

akan terbang

gema pun tidak memberi harapan apa-apa

sudah kita mulai

perjuangan panjang yang

tak pernah selesai

tabuhan genderang-genderang

dan hunusan senjata-senjata

yang terlepas dari sarungnya

membangunkan prajurit-prajurit malam

dengan tangan siap membunuh

jangan katakan kalau setelahnya

ada yang harus membayar mahal

atas darah seorang laki-laki

dimana ia melepaskan nyawanya

dimana sebelumnya ia adalah

seorang saudara yang merangkul

saudara lainnya

jangan katakan

kalau setelahnya ia adalah seorang musuh

terlalu lama kita mulai

perang

yang membuat isteri-isteri

jadi janda

anak-anak yang menjadi yatim sekaligus piatu

lalu terusir dari tempat mereka

karena api telah menjalari kayu-kayu

rumah mereka, dan

kemarahan yang tidak mereka tahu

kemarahan yang baru saja membunuh

ayah dan ibu mereka

tapi batu-batu tetap beterbangan

di langit yang juga tidak tahu

apa-apa

besok, setelah terbangun dari tidur

tanpa mimpi

hanya akan ada asap dan puing-puing

tanah yang mati

harapan yang menguap begitu saja

wajah layu itu

tidak dapat berkata apa-apa lagi

tepi entah dengan hari selanjutnya

disinilah kita sekarang

saudaraku

ketika tangan kita hanya memangku udara kosong

yang masih bercampur dengan asap

di mana keangkuhan dan kesombongan

larut bersama dengannya

mengakrabinya, bergaul dan bermain

dengannya

hingga bertahun-tahun

kau bilang

itu belum seberapa

dengan apa yang telah pergi

baru kita akan tahu

apa arti sebuah kehilangan

kau akan berkorban untuknya

ini lagu yang sudah dendam

ini rasa yang sudah perih

ini luka yang tak mau sembuh

meski dibalut

perihnya masih tetap sama

aku ingin bilang

ini sajak yang tak perlu kau tulis

lain waktu

mungkin masih ada senyum yang tersisa

milik anak-anak jaman yang sembunyi

dibalik rumput-rumput kering

berlari di atas tanah

bekas terbakar

di atas puing-puing

yang dulu adalah rumah mereka

sekarang, dulu itu tidak ada dihadapan

mungkin senyum itu

masih tersisa untuk dilepaskan

inilah dunia

inilah panggung dimana

ceritanya hanya ditulis takdir

dan kita hanyalah peran

yang tanpa sadar

telah ada di dalamnya

tangan-tangan tidak kasat mata itu

terus saja menggeliat di dasar malam

waktu dihentikan, namun

cerita terus didongengkan

hingga kita bagian dari sejarah-sejarah

yang menumpuk

di antara lembar-lembar

kelam dan berdebu

suatu saat tangan milik

anak cucu kita

akan menyentuh dan membukanya

dan mereka berkata

inilah sejarah yang tak pernah terlupakan

perjalanan ini tak akan pernah

menemukan ujungnya

perjuangan ini tak akan pernah berhenti

kalau kau gugur

akan ada tangan lain yang akan menegakkan

panji-panji yang kau genggam

selama kau berjuang

dan teriakan-teriakan itu

tetap menggema

sampai kau memejamkan mata

untuk terakhir kalinya

untuk mendengar suara

yang tak akan

pernah kau dengar lagi

panji-panji yang kau tegakkan

akan tetap berkelebat

pada angin yang lepas

kalau kita mau menemukan damai

kita harus siap-siap berperang

akan ada banyak kebencian

yang siap membunuh

akan ada banyak selubung

labirin yang akan menghilangkan jejak

sebelumnya sampai kita tidak tahu

di mana seharusnya kita berada

dan, hanya ada kegelapan

melingkungi

di sana kita akan merangkak dan meronta

untuk mencari titik

cahaya

yang akan menuntun

dan merobek gelap itu

sendiri

kita akan mencarinya

ya, kita akan mencarinya

tapi kita tidak sendiri

kita akan menemukan seseorang

yang merelakan dirinya

untuk mengantarkan lilin-lilin

yang menyala

yang dengan senyumnya

membawa semangat baru untuk berjuang bersama-sama

untuk mencari jalan kembali

untuk mengingatkan kesadaran kita

sebagai manusia

untuk mengingatkan kalau kita

diciptakan berbeda

untuk mengingatkan kalau

kau, aku, dan kita

adalah bersaudara

dan

disinilah kita, sobat

memandang pertiwi yang murung

tanah yang tandus

gunung yang berlubang

sungai yang hitam

dan, memandang kau

di antara reruntuhan jaman

yang harus kau bangun kembali

apa lagi yang harus kukatakan

kalau nyatanya, hanya itulah

yang dapat diwariskan

jangan pandang aku dengan

lidah yang kelu

aku tidak tahu

apakah kita akan mampu

melewati hari ini

atau tidak

atau kita akan terus

dikejar-kejar

oleh ketakutan

yang kita ciptakan sendiri

kebrutalan dan kesadisan

yang kita kirimi

surat cinta

kita tidak akan pernah tahu

apakah kita akan menjadi korban berikutnya

atau menjadi mangsa yang selalu dikejar

kau tidak mengabari aku lagi

setelahnya

tak ada lagi surat cinta yang

kau tulis untukku

kau bilang

dunia hampir kehilangan sesuatu

yang berharga

yang membuat kita tetap bertahan

kau pun mengadu

kita punya ketakutan yang sama

harapan yang sama

kemarahan dan kesedihan yang kita simpan

juga serupa

kita juga punya pertanyaan-pertanyaan

yang sama

yang mesti dijawab

apakah kita akan kalah

kita hanya punya

kebenaran yang berdiri sendiri-sendiri

sementara dihadapan

ada kebohongan-kebohongan

yang berderet dan

tersusun dengan rapih

mata panah itu sebentar lagi akan nanar

dan menjadi pemburu yang hebat

lalu aku harus mengadu kepada

siapa

sambil menggenggam hati yang

berdarah-darah

perang

adalah tragedi perjalan manusia

yang tidak terelakkan

tapi siapa yang harus menanggung perih

melihat generasi yang akan hilang

sudah tergeletak di tanah peperangan

melihat tangan seorang ibu

yang sebentar lagi harus memeluk batu nisan

dan pundak seorang bapak yang

harus mengusung keranda

kita tidak akan pernah tahu

sampai kapan damai itu harus tetap

berada di atas kertas

aku juga tidak tahu

kepada siapa aku harus mengadu

tapi tetap menunggu

di sinilah kita sekarang, sahabat

kita punya mimpi yang sama

tujuan yang serupa

harapan dan cita-cita

yang terjalin

bukan lagi dunia uthopia

kita pandang

karena kita akan membuatnya

menjadi nyata

Jakarta, 9 Juni 2005/Permanas

nb: Post Nubila Lux (latin) = habis gelap terbitlah terang

Ditulis dalam PUISI | Bertanda: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Trilogi Sompret!

Ditulis oleh permanas di/pada 20 Februari 2008

Sompret 1

waktu sore

bapak pulang dengan tampang kusut

dia bilang

besok dia tidak lagi masuk kerja

di pabrik benang

matanya mengisahkan huruf besar

yang dimusuhi para buruh

P H K

lengkap dengan embel-embel

dan segala kebijakan

yang tidak pernah dapat

dimengerti olehnya

begitu juga dengan tunjangan

yang tidak jelas kasak-kusuknya

bapak cuma gerutu

”sompret!” katanya

waktu mau masak

ibu bilang sama bapak

kompor karatannya, ngadat

sumbunya buntung

ia haus

ia mogok

ia tidak mau menyala

dia mau tunjukkan sikap

bapak diam saja

”sompret!” ibu bilang

waktu mau berangkat sekolah

joni anak sulung

jono anak kedua

jeni anak bungsu

mereka datangi

bapak yang lagi diam

ibu yang lagi unjuk rasa

dan memasang poster ’dapur tidak ngebul’

mereka bilang

ongkos naik, uang jajan minta tambah subsidi,

uang sekolah belum lunas, uang buku terkatung-katung,

bahkan uang bangunan sekolah sampai sekarang masih hutang

”sompret!” bapak sama ibu bilang

”memang serba sompret!” joni, jono, dan jeni bilang

Sompret 2

betapa rancunya

melihat Indonesia sekarang ini

antara antrean panjang

dana kompensasi BBM

dan kerusuhan yang timbul karenanya

jalan-jalan menjadi ajang

pertunjukan perasaan-perasaan

dan teatrikal seadanya

dicoba untuk menguraikan

sumpah serapah

yang tak pernah dapat diungkapkan

bus-bus kota

menjadi ajang pertarungan

kenek dan penumpang

”uang narik cuma cukup buat setoran sama solar”

keluh seorang supir

”tambah ongkos berarti harus super irit buat biaya hidup”

keluh penumpang sambil tarik napas

tambah lagi jalan semakin sempit

kendaraan berjubal, macet …

’BBM naik, rakyat teriak”

ungkap sebuah poster

”sompret!”

kata demonstran

kata supir

kata kenek

kata penumpang

kata buruh

kata pengusaha

kata ibu

kata bapak

kata …

kata …

kata …

kata …

kata …

kata …

kata …

kata …

kata …

Sompret 3

sekarang

negara bimbang

pengusaha garuk-garuk kepala

lapangan kerja tidak ada

PHK menjadi kebijakan praktis perusahaan

rakyat sengsara

dolar naik

harga minyak bumi semakin mencekik

ekonomi kembang kempis

pabrik-pabrik gulung tikar

angka kemiskinan dan pengangguran

semakin parah

”sompret!”

belum lagi korupsi

yang sudah menggurita

menjadi warisan turun temurun

yang tidak pernah terselesaikan

sampai kapan

kita akan menjadi negara

SOMPRET … …

Jakarta, 7 Desember 2005/Permanas

NB: naskah ini pernah dilombakan pada lomba cipta puisi Minyak Tanah yang diadakan oleh Dewan Kesenian Tangerang bekerja sama dengan Komunitas Sastra Indonesia (KSI)

Dikirim pada tanggal 8 Desember 2005 (tidak ada kabarnya)

Ditulis dalam PUISI | Bertanda: , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Kepemimpinan sejati

Ditulis oleh permanas di/pada 16 Februari 2008

Kepemimpinan sesungguhnya tidak ditentukan oleh pangkat atau pun jabatan seseorang. Kepemimpinan adalah sesuatu yang muncul dari dalam dan merupakan buah dari keputusan seseorang untuk mau menjadi pemimpin, baik bagi dirinya sendiri, bagi keluarganya, bagi lingkungan pekerjaannya, maupun bagi lingkungan sosial dan bahkan bagi negerinya.Hal ini dikatakan dengan lugas oleh seorang jenderal dari Angkatan Udara Amerika Serikat:

I don’t think you have to be
wearing stars on your shoulders or a title to be a leader. Anybody who wants to raise his hand can be a leader any time.

—General Ronal Fogleman, US Air Force—

Kepemimpinan adalah sebuah keputusan dan lebih merupakan hasil dari proses perubahan karakter atau transformasi internal dalam diri seseorang. Kepemimpinan bukanlah jabatan atau gelar, melainkan sebuah kelahiran dari proses panjang perubahan dalam diri seseorang. Ketika seseorang menemukan visi dan misi hidupnya, ketika terjadi kedamaian dalam diri (inner peace) dan membentuk bangunan karakter yang kokoh, ketika setiap ucapan dan tindakannya mulai memberikan pengaruh kepada lingkungannya, dan ketika keberadaannya mendorong perubahan dalam organisasinya, pada saat itulah seseorang lahir menjadi pemimpin sejati. Jadi pemimpin bukan sekedar gelar atau jabatan yang diberikan dari luar melainkan sesuatu yang tumbuh dan berkembang dari dalam diri seseorang. Kepemimpinan lahir dari proses internal (leadership from the inside out).
Ketika pada suatu hari filsuf besar Cina, Lao Tsu, ditanya oleh muridnya tentang siapakah pemimpin yang sejati, maka dia menjawab:
As for the best leaders, the people do not notice their existence.
The next best, the people honour
And praise.
The next, the people fear, And the next the people hate.
When the best leader’s work is done, The people say, ‘we did it ourselves’.

Justru seringkali seorang pemimpin sejati tidak diketahui keberadaannya oleh mereka yang dipimpinnya. Bahkan ketika misi atau tugas terselesaikan, maka seluruh anggota tim akan mengatakan bahwa merekalah yang melakukannya sendiri. Pemimpin sejati adalah seorang pemberi semangat (encourager), motivator, inspirator, dan maximizer.
Konsep pemikiran seperti ini adalah sesuatu yang baru dan mungkin tidak bisa diterima oleh para pemimpin konvensional yang justru mengharapkan penghormatan dan pujian (honor and praise) dari mereka yang dipimpinnya. Semakin dipuji bahkan dikultuskan, semakin tinggi hati dan lupa dirilah seorang pemimpin. Justru kepemimpinan sejati adalah kepemimpinan yang didasarkan pada kerendahan hati (humble).
Pelajaran mengenai kerendahan hati dan kepemimpinan sejati dapat kita peroleh dari kisah hidup Nelson Mandela. Seorang pemimpin besar Afrika Selatan, yang membawa bangsanya dari negara yang rasialis, menjadi negara yang demokratis dan merdeka.
Saya menyaksikan sendiri dalam sebuah acara talk show TV yang dipandu oleh presenter terkenal Oprah Winfrey, bagaimana Nelson Mandela menceritakan bahwa selama penderitaan 27 tahun dalam penjara pemerintah Apartheid, justru melahirkan perubahan dalam dirinya. Dia mengalami perubahan karakter dan memperoleh kedamaian dalam dirinya. Sehingga dia menjadi manusia yang rendah hati dan mau memaafkan mereka yang telah membuatnya menderita selama bertahun-tahun.
Seperti yang dikatakan oleh penulis buku terkenal, Kenneth Blanchard, bahwa kepemimpinan dimulai dari dalam hati dan keluar untuk melayani mereka yang dipimpinnya. Perubahan karakter adalah segala-galanya bagi seorang pemimpin sejati. Tanpa perubahan dari dalam, tanpa kedamaian diri, tanpa kerendahan hati, tanpa adanya integritas yang kokoh, daya tahan menghadapi kesulitan dan tantangan, dan visi serta misi yang jelas, seseorang tidak akan pernah menjadi pemimpin sejati.

Karakter Seorang Pemimpin Sejati
Setiap kita memiliki kapasitas untuk menjadi pemimpin. Dalam tulisan ini saya memperkenalkan sebuah jenis kepemimpinan yang saya sebut dengan Q Leader. Kepemimpinan Q dalam hal ini memiliki empat makna. Pertama, Q berarti kecerdasan atau intelligence (seperti dalam IQ – Kecerdasan Intelektual, EQ – Kecerdasan Emosional, dan SQ – Kecerdasan Spiritual). Q Leader berarti seorang pemimpin yang memiliki kecerdasan IQ—EQ—SQ yang cukup tinggi. Kedua, Q Leader berarti kepemimpinan yang memiliki quality, baik dari aspek visioner maupun aspek manajerial.
Ketiga, Q Leader berarti seorang pemimpin yang memiliki qi (dibaca ‘chi’ – bahasa Mandarin yang berarti energi kehidupan). Makna Q keempat adalah seperti yang dipopulerkan oleh KH Abdullah Gymnastiar sebagai qolbu atau inner self. Seorang pemimpin sejati adalah seseorang yang sungguh-sungguh mengenali dirinya (qolbu-nya) dan dapat mengelola dan mengendalikannya (self management atau qolbu management).
Menjadi seorang pemimpin Q berarti menjadi seorang pemimpin yang selalu belajar dan bertumbuh senantiasa untuk mencapai tingkat atau kadar Q (intelligence – quality – qi — qolbu) yang lebih tinggi dalam upaya pencapaian misi dan tujuan organisasi maupun pencapaian makna kehidupan setiap pribadi seorang pemimpin.
Untuk menutup tulisan ini, saya merangkum kepemimpinan Q dalam tiga aspek penting dan saya singkat menjadi 3C , yaitu:
1. Perubahan karakter dari dalam diri (character change)
2. Visi yang jelas (clear vision)
3. Kemampuan atau kompetensi yang tinggi (competence)
Ketiga hal tersebut dilandasi oleh suatu sikap disiplin yang tinggi untuk senantiasa bertumbuh, belajar dan berkembang baik secara internal (pengembangan kemampuan intrapersonal, kemampuan teknis, pengetahuan, dll) maupun dalam hubungannya dengan orang lain (pengembangan kemampuan interpersonal dan metoda kepemimpinan).
Seperti yang dikatakan oleh John Maxwell: ”The only way that I can keep leading is to keep growing. The day I stop growing, somebody else takes the leadership baton. That is the way it always it.” Satu-satunya cara agar saya tetap menjadi pemimpin adalah saya harus senantiasa bertumbuh. Ketika saya berhenti bertumbuh, orang lain akan mengambil alih kepemimpinan tersebut. http://kahlilpooh.wordpress.com/umum/

Ditulis dalam KAMU MAU TAHU? (dari berbagai sumber) | Bertanda: , , | Leave a Comment »

If your birthday is on …

Ditulis oleh permanas di/pada 16 Februari 2008

If your birthday is on …

Scroll down to find out about your nature .. .

 

December 23rd – January 1st Red
January 2nd – January 11th Orange
January 12th – January 24th Yellow
January 25th – February 3 Pink
February 4th – February 8th Blue
February 9th – February 18th Green
February 19th – February 28th Brown
March1st – Match 10th Aqua
March 11 – March 20th Lime
March 21 st Black
March 22 nd – March 31st Purple
April 1st – April 10th Navy
April 11th – April 20th Silver
April 21st – April 30th White
May 2nd – May 14th Blue
May 15th – May 24th Gold
May 25th – June 3rd Cream
June 4th – June13th Gray
June 14 – June 23rd Maroon
June 24th Gray
June 25 – July 4th Red
July 5th – July 14th Orange
July 15th – July 25 th Yellow
July 26th – August 4 th Pink
August 5th – August 13th Blue
August 14th – August 23rd Green
August 24 – September 2nd Brown
September 3rd – September12th Aqua
September 13th – September 22nd Lime
September 23rd Olive
September 24th – October 3rd Purple
October 4th – October 13th Nave
October 14th – October 23rd Silver
October 24 – November 11th White
November 12th – November 21st Gold
November 22nd – December1st Cream
December 2nd – December11th Gray
December 12th – December 21st Maroon
December 22nd Teal

RED
Cute and lovable type, you are picky but always in love …and liked to be loved. Fresh and cheerful, but can be “moody” at times. Capable with people, nice, soft, and that can love you for the way you are. Likes people that are easy to talk to, and can make you feel comfortable.
CREAM
Competitive and sportive. Don’t like losing and always cheerful! You are trustworthy, and very out-going. You choose love carefully, and don’t fall in love easily. But once you find the right one, you don’t let go for a long long time.
TEAL
You are mostly interested in your looks. And have high standards in picking love. You think and make a solution precisely, and hardly make stupid mistakes. You like to lead, and is easy for you to make new friends.
GREY
You are attractive, and active. You never hide your feelings, and express everything that’s inside. But can be selfish at times. You want to be noticed, and don’t like to be treated unequally. You can brighten up people’s day. You know what to say at the right time, and you have a good sense of humor.
GREEN
You get along well with new people. You are not really a shy person, but sometimes you can hurt people’s feelings by your words… You like to be loved and noticed by your lover, but mostly you are single, waiting for the right person.
GOLD
You know what’s right and what’s wrong. You are cheerful and out going. It’s hard for you to find the one you want, but once you find the right person, you won’t be able to fall in love again for a long time.
PINK
You are always trying your best in everything, and like to help and care for other people. But you are not easily satisfied. You have negative thoughts, and you look for romantic love like in a fairytale.
YELLOW
You are sweet and innocent. Trusted by many people, and have a strong leadership towards relationships. You make good decision and make the right choice at the right time. And always dreaming of romantic relationship.
MAROON
You are intelligent, and know what’s right. You like to take things go your way, which can sometimes cause trouble or not thinking about other people’s feelings. But you are patient when it comes to love… Once you get a hold of the right person, it’s hard for you to find a better love.
ORANGE
You are responsible for your own actions, and you know how to treat people. You always have goals to reach, and are competitive. When it comes to friendship, you find it hard to trust someone, but once you find the right friend, you trust them for ever.
PURPLE
You are mysterious, never selfish and get interested in things easily. Your day can be sad or happy depending on your mood. You are popular between friends but you can act stupid at times, and forget things easily. You go for person that’s trustworthy.
LIME
You are calm, but easily stressed out. You get jealous easily, and complain over little things. You can’t get stuck into one thing, but you have a capable personality for everyone to trust you and like you.
SILVER
You are imaginative and shy, but you like trying new things. You like to challenge yourself. You learn things easily, and like “Hard to get”. Your love life is normally hard and confusing.
WHITE
You dream and have goals in your life. You get jealous easily and you don’t react to things easily. You are different and sometimes thought highly by others.
OLIVE
You are warm and light hearted. You seem to flow well with friends and family. You don’t like violence and know what’s right. You are kind and cheerful, but don’t envy other people easily.
BROWN
You are active and sportive. It’s hard for other people to become close with you, but you fall in love easily. But once you find out you can’t get something, you give up and let go easily as well.
BLUE
You have low self-esteem, and very picky. You are artistic and like to fall in love, but you let your love pass by, by loving with your mind, not your heart.
NAVY
You are attractive, and love your life. You have a strong feeling towards everything. And very easily distracted. Once you get angry at someone, it’s hard for you to forgive them.
AQUA
Your feelings change suddenly and easily. You are always lonely, and like travelling. You are truthful, but listen and believe other people too easily. It’s hard to find love for you, and you get lost in love easily. Sometimes you get hurt by love.
BLACK
You are challenging, and have the “guts”. But you don’t like changes in your life. And once you make a decision, you keep it that way for a long time. Your love life is also challenging, and different.
ORANGE
You are responsible for your own actions, and you know how to treat people. You always have goals to reach, and are competitive. When it comes to friendship, you find it hard to trust someone, but once you find the right friend, you trust them for ever.

 

 

Ditulis dalam KAMU MAU TAHU? (dari berbagai sumber) | Bertanda: , , , | Leave a Comment »

cari tahu kelahiran kamu berdasarkan pohon

Ditulis oleh permanas di/pada 16 Februari 2008

Cari tahu karakteristik Anda berdasarkan jenis pohon yang ada di dunia, hanya berpatokan dengan tanggal kelahiran Anda. Selamat mencoba !
Tanggal Kelahiran
Jenis Pohon
23 Desember – 1 Januari
Apel
2 Januari – 11 Januari
Fir
12 Januari – 24 Januari
Elm
25 Januari – 3 Februari
Cypress
4 Februari – 8 Februari
Poplar
9 Februari – 18 Februari
Cedar
19 Februari – 28 Februari
Pinus / Pine
1 Maret – 10 Maret
Weeping Willow
11 Maret – 20 Maret
Lime
21 Maret
Oak
22 Maret – 31 Maret
Halzelnut
1 April – 10 April
Rowan
11 April – 20 April
Maple
21 April – 30 April
Walnut
1 Mei – 14 Mei
Poplar
15 Mei – 24 Mei
Chestnut
25 Mei – 3 Juni
Ash
4 Juni – 13 Juni
Hornbeam
14 Juni – 23 Juni
Fig
24 Juni
Birch
25 Juni – 4 Juli
Apel
5 Juli – 14 Juli
Fir
15 Juli – 25 Juli
Elm
26 Juli – 4 Agustus
Cypress
5 Agustus – 13 Agustus
Poplar
14 Agustus – 23 Agustus
Cedar
24 Agustus – 2 September
Pinu / Pine
3 September – 12 September
Weeping Willow
13 September – 22 September
Lime
23 September
Olive
24 September – 3 Oktober
Hazelnut
4 Oktober – 13 Oktober
Rowan
14 Oktober – 23 Oktober
Maple
24 Oktober – 11 November
Walnut
12 November – 21 November
Chestnut
22 November – 1 Desember
Ash
2 Desember – 11 Desember
Hornbeam
12 Desember – 21 Desember
Fig
22 Desember
Beech
APEL, Si Cinta
Penuh pesona dan daya tarik, menyenangkan, petualang, senstif, selalu dalam cinta, suka dicintai dan mencintai, teman yang penyayang dan dapat dipercaya, sangat dermawan, pemikiran teknis, hidup untuk hari ini, ahli filsafat penuh imaginasi
FIR, Si Misterius
Citra rasa luar biasa, mulia, menyukai sesuatu yang indah, perasa, keras kepala, egois, agak modis, sangat ambisius, berbakat, banyak teman, banyak musuh, dapat diandalkan
ELM, Si Mulia
Mempunyai fisik yang menyenangkan, modis, tidak gampang memaafkan kesalahan, periang, suka memimpin dan tidak menyukai dipimpin, teman yang jujur dan setia, suka mengetahui semua karakter orang dan memberi keputusan, dermawan, sense of humor yang baik, praktis
CYPRESS, Si Setia
Kuat, mudah beradaptasi, periang, optimis, memerlukan uang dan pendidikan yang cukup, benci kesendirian, pecinta yang tidak pernah puas, setia, pemarah, tidak dapat diatur, dan ceroboh
POPLAR, Si Tidak Pasti
Sangat dekoratif, tidak percaya diri, berani jika diperlukan, memerlukan lingkungan yang berkeinginan baik dan menyenangkan, sangat pemilih, sering sendiri, pendendam, bakat artistik, organizer yang baik, cenderung berfilososfi, dapat diandalkan di berbagai situasi, memandang hubungan dengan serius
CEDAR , Si Percaya Diri
Kecantikan yang langka, tahu bagaimana beradaptasi, menyukai kemewahan, cenderung memandang rendah orang lain, percaya diri, tidak sabar, mempunyai banyak bakat, pekerja keras, optimis, menunggu cinta sejati, dapat membuat keputusan cepat.
PINE, Si Istimewa
Menyukai kawan yang sepaham, sangat sehat, tahu bagaimana hidup menyenangkan, sangat aktif, alami, teman yang baik tetapi jarang bersahabat, gampang jatuh cinta tetapi cepat pudar, dengan mudah menyerah, praktis dan dapat dipercaya.
WEEPING WILLOW, Si Melankolis
Si Cantik yang penuh dengan ke – melankolis – an, aktraktif, menyukai segala sesuatu yang indah dan bercitra rasa, suka berpetualang, pemimpi, gelisah, pendorong semangat, jujur, dapat dipengaruhi tetapi tidak mudah hidup dengannya, penuntut, intuisi baik, menderita dalam cinta tetapi kadang menemukan pasangan yang tepat.
LIME, Si Peragu
Menerima hidup apa adanya, tidak menyukai perkelahian, tekanan dan pekerjaan, cenderung malas dan mengganggur, berkorban demi teman, banyak talenta tetapi tidak ada kemauan dalam mengembangkan, selalu mengeluh, setia tetapi sangat pencemburu.
HAZELNUT, Si Luar Biasa
Mempesona, tidak penuntut, sangat pengertian, tahu bagaimana membuat sebuah impresi, pejuang sosial yang aktif, terkenal, pecinta yang mendorong semangat, teman yang jujur dan penuh dengan toleransi, rasa keadilan yang tepat.
ROWAN, Si Sensitif
Penuh dengan pesona, periang, tidak egois, suka menarik perhatian, menyukai kehidupan, pergerakan ketergantungan dan mandiri, citarasa tinggi, artistik, penuh gelora dan emosional, teman bicara yang baik dan tidak mudah memaafkan.
MAPLE, Si Pemikir Mandiri
Bukan orang biasa, penuh imaginasi dan keaslian, pemalu dan perasa, ambisius, sombong, menyukai pengalaman baru, kadang gugup, kompleks, ingatan baik, belajar dengan mudah, kehidupan cinta yang rumit.
WALNUT, Si Gelora
Aneh dan penuh dengan kontradiksi, sering egois, agresif, spontan, ambisis yang tak terbatas, menimbulkan reaksi yang tak diharapkan, kaku, rekan yang sulit dan tidak biasanya, tidak selalu disukai tapi sering dipuja, strategi hebat, sangat pencemburu dan tanpa kompromi
CHESTNUST TREE, Si Jujur
Kecantikan yang sukar ditemui, mempunyai rasa keadilan yang cukup baik, menarik, diplomatis, sensitif dalam kelompok, kadang-kadang bersikap layaknya pemimpin, merasa tidak mengerti akan cinta, susah menemukan pasangan
ASH TREE, si Ambisi
Daya tarik yang luar biasa, tidak perduli terhadap kritik, ambisius, pintar, bertalenta, senang akan tantangan, kadang egois, dapat dipercaya, kadang pikiran menguasai kata hati dan memandang tinggi arti persahabatan.
HORNBEAM, Si Citarasa Tinggi
Sangat peduli terhadap kecantikan dan kondisi tubuhnya, citarasa tinggi, cenderung egois, membuat hidup senyaman mungkin, memimpin dengan rasional, displin tinggi, rekan yang emosional tetapi berkualitas, memimpikan pasangan yang luar biasa, jarang menyukai perasaannya sendiri, tidak yakin dengan keputusannya.
FIG TREE, Si Sensitif
Sangat kuat / tangguh, mandiri, tidak membiarkan kontrakdisi atau alasan, menyukai kehidupan, keluarga, anak – anak dan binatang, rasa humor tinggi, pintar
OAK, Si Sehat Alami
Berani, Mandiri, kuat / tangguh, kalem, tidak menyukai perubahan, orang aktif.
BIRCH, Si Inspirasi
Menyukai kehidupan, atraktif, elegan, modis,bersahabat, menyukai hidup alami dalam ketenangan, tidak terlalu berambisi, penuh dengan imaginasi, mampu menciptakan suasana yang tenang.
OLIVE TREE, Si Bijaksana
Menyukai surya, perasaan yang teang dan hangat, sangat rasional, adil, menghindari keagresifan dan keributan, sangat toleransi, periang, kalem, rasa keadilan yang terbina baik, sensitif, bebas dari rasa cemburu, suka membaca dan teman yang menyenangkan.
BEECH, Si Kreatif
Citarasa baik, peduli terhadap penampilannya, materialistis, si organizer yang baik untuk kehidupan dan perjalanan kariernya, ekonomis, pemimpin yang baik, rasional, menjaga kondisi tubuh dengan baik seperti diet, olahraga dll.

Ditulis dalam KAMU MAU TAHU? (dari berbagai sumber) | Bertanda: , , , , , | Leave a Comment »

TIPS MENCARI SEKOLAH IDEAL

Ditulis oleh permanas di/pada 16 Februari 2008

Posted by Admin in Misc, News. add a comment

Date: Tue, 31 Jul 2007 02:49:40 -0000

http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=13&dn=20070730133045

Oleh : Imam Subkhan

30-Jul-2007, 14:20:05 WIB – [www.kabarindonesia.com]

KabarIndonesia -
Setiap menjelang tahun ajaran baru, hampir semua orangtua bingung
mencari sekolah yang tepat untuk anak-anaknya. Sebagai orangtua,
tentu kita ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anak. Namun yang
ada, Anda justru pusing dibebani segudang pertanyaan. Seperti apa
bentuk sekolah yang baik dan ideal? Apakah harga menjamin kualitas
yang diberikan? Dan lain sebagainya. “Ideal” menurut kamus bahasa
Indonesia artinya “sesuai dengan yang diharapkan”.

Tentunya orang tua berharap sekolah yang dipilih akan mampu menjadi
tempat mengembangkan kemampuan anak secara optimal. Berikut ini,
penulis mencoba memberikan tips bagaimana mencari sekolah yang ideal
atau tepat bagi anak-anak.

Libatkan anak ketika memilih sekolah.
Seharusnya selalu disadari dan dipahami oleh orang tua, bahwa yang
nantinya sekolah adalah anak, bukan mereka. Maka, melibatkan anak
dalam memilih sekolah merupakan langkah penting, meskipun usia
prasekolah. Orang tua jangan menganggap remeh kemampuan anak, karena
pada saat usia pra sekolah anak mengalami perkembangan fisik dan
mental yang sangat pesat.

Dalam buku “Magic Trees of Mind”, Marianne Diamond menggambarkan,
perkembangan kemampuan matematika dan intelegensia ruang pada anak
diperkirakan dimulai pada usia satu tahun. Kemampuan bahasa anak
malah sudah dimulai sejak masih dalam kandungan. Ini berarti, daya
nalar dan logika anak pada saat akan memasuki sekolah dasar (6
tahun) sudah berkembang baik.

Tinggal bagaimana orang tua merangsang kemampuan anaknya. Kondisikan
agar proses mencari sekolah dasar tidak menjadi beban berat bagi si
anak melainkan menjadi proses belajar yang menyenangkan. Bagaimana
jika ternyata pilihan anak jatuh pada sekolah yang menurut orangtua
kurang sesuai? Di sinilah peran orang tua diperlukan.

Pada saat orang tua telah membuat pilihan sekolah mana yang akan
dimasuki anak nanti, buatlah kesepakatan sukarela dengan anak bahwa
sekolah yang akan dimasuki adalah murni pilihan anak. Dengan
demikian anak akan merasa bangga karena diberi kesempatan melakukan
hal yang penting. Di sisi lain anak akan lebih bertanggung jawab
karena merasa sekolah yang dimasukinya adalah pilihannya sendiri.

Ketahuilah visi dan misinya.
Banyak ahli yang mengingatkan tentang pentingnya aspek visi dan misi
pendidikan yang disandang suatu sekolah. Sekolah yang memiliki
kualitas baik tentu saja memiliki visi dan misi yang jelas, terukur
dan realistis. Untuk dapat mengetahui visi-misi sekolah yang
diinginkan, dapat dilihat di buku profil, brosur, papan nama atau
media publikasi yang digunakan oleh sekolah tersebut. Dari visi dan
misi yang dipaparkan dapat terlihat bagaimana orientasi tujuan dan
profil output yang akan dihasilkan.

Pernyataan visi dan misi ini dapat dipotret dari beberapa aspek,
antara lain aspek keagamaan, akademis, mental, perilaku, kecakapan
hidup, kemandirian dan kewirausahaan. Seperti yang sudah terungkap
di muka, orang tua saat ini masih memandang aspek akademis menjadi
pertimbangan pertama dalam memilih sekolah. Maka, tidak heran jika
banyak orang tua yang rela melakukan apa saja untuk mendapatkan
sekolah dengan prestasi akademik tinggi.

Pihak sekolah pun akan melakukan seleksi ketat terhadap calon
siswanya. Hanya siswa yang memiliki IQ tinggi yang dapat diterima di
sekolah yang bersangkutan. Dari kasus ini, Penulis jadi tergelitik,
sebenarnya yang unggul sekolah atau siswanya. Sangat masuk logika,
jika sekolah yang hanya menerima input baik-baik saja, kemudian out
putnya juga baik.

Oleh sebab itu, orang tua seharusnya tidak lagi terjebak pada
istilah-istilah sekolah favourit, unggulan, plus dan lain-lain.
Padahal yang dikembangkan hanya pada aspek kognitif saja atau
academic minded. Sekolah yang baik adalah sekolah yang mampu
menggali, mengembangkan dan mengoptimalkan seluruh potensi (baca:
kecerdasan majemuk) peserta didiknya.

Porsi Pendidikan Agama.
Di era sekarang ini, dimana banyak kasus yang menimpa generasi
penerus kita termasuk dalam hal ini para pelajar, mulai dari kasus
tawuran, narkotika, pergaulan bebas dan perbuatan menuyimpang
lainnya, maka peran pendidikan agama menjadi sangat signifikan
terutama dalam membentuk kharakter dan perilaku siswa.

Penulis berpendapat bahwa, pendidikan moral tertinggi terletak di
dalam doktrin-doktrin agama yang diyakini seseorang. Melalui
pendidikan agama yang cukup, diharapkan para peserta didik akan
muncul kesadaran dan pemahaman yang benar mengenai tugas, peran dan
tanggung jawabnya sebagai hamba Tuhan, anak, siswa dan anggota
masyarakat. Sebagai implementasinya, anak mampu menghargai orang
lain dengan segala perbedaan serta mampu memilah dan memilih
kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan tidak.

Oleh karena itu, porsi pendidikan agama yang diterapkan oleh suatu
sekolah hendaknuya menjadi bahan pertimbangan penting orang tua dan
anak dalam memilih sekolah. Barangkali, jika kita ingin mendapatkan
pendidikan agama yang lebih di sekolah negeri, nampaknya sulit
diwujudkan. Pasalnya, sesuai aturan yang berlaku, sekolah-sekolah
negeri hanya menerapkan 2 (dua) jam pelajaran agama dalam sepekan,
kecuali inisiatif pihak sekolah untuk mengadakan jam tambahan.

Mungkin dari sini, sekolah-sekolah swasta yang berbasiskan agama
dapat menjadi solusinya. Sekolah ini jelas-jelas memberikan porsi
lebih banyak untuk pendidikan agama, bahkan sudah dipadukan dengan
mata pelajaran lain, sehingga terdapat internalisasi nilai-nilai
agama di setiap bahan ajar. Apalagi di jenjang pendidikan dasar,
ibaratnya sebagai momentum peletakan pondasi bangunan kepribadian
dan pengoptimalan seluruh potensi siswa.
Maka, agama menjadi
komponen paling penting dalam membentuk dan membangun kharakter
siswa.

Kurikulum pembelajaran.
Kurikulum bisa dikatakan sebagai jantungnya pendidikan. Dikarenakan
di dalamnya berisi tentang perencanaan pembelajaran yang menyangkut
semua kegiatan yang dilakukan dan dialami peserta didik dalam
perkembangan, baik formal maupun informal guna mencapai tujuan
pendidikan. Walaupun penerapan kurikulum ini sudah diatur dan
diseragamkan dari pusat, tetapi pihak penyelenggara pendidikan dapat
melakukan modifikasi-modifika si disesuaikan dengan kondisi sekolah,
lingkungan, dan kebutuhan masyarakat.

Dalam kebijakan kurikulum terbaru, yaitu Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan (KTSP) sangat memberikan keleluasaan kepada pihak sekolah
(negeri maupun swasta) untuk berkreasi dan berinovasi selama masih
mengacu kepada standar kompetensi yang ditentukan.

Maka, sangat dimungkinkan akan terjadi kompetisi di antara sekolah-
sekolah, tentang bagaimana menampilkan profil sekolah dan keunggulan-
keunggulannya dalam hal muatan materi pembelajaran dan kegiatan
sekolah. Oleh karena itu, orang tua dan calon siswa harus benar-
benar jeli dan teliti dalam memilih sekolah terutama pertimbangan
dari sisi kurikulum yang diterapkan sekolah tersebut.

Kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang diselenggarakan sekolah juga
perlu dicermati, apakah dimungkinkan dapat mengoptimalkan bakat dan
potensi peserta didik.

Profil Pendidik.
Keberhasilan dari proses dan hasil output pendidikan tidak dapat
dilepaskan dari andil guru. Boleh dikatakan guru sebagai ujung
tombak pendidikan untuk mencetak dan mengkader generasi penerus yang
didambakan. Apalah artinya kurikulum yang ideal jika tidak didukung
oleh pelaksananya, yaitu sumber daya manusia yang cakap.

Maka tidak heran, jika pemerintah terus-menerus berusaha
meningkatkan kompetensi guru melalui berbagai program, mulai dari
penataran-penataran , beasiswa pendidikan dan sertifikasi guru.

Raka Joni (1980) mengemukakan adanya tiga dimensi umum yang menjadi
kompetensi tenaga kependidikan, antara lain:

(1) Kompetensi personal atau pribadi, maksudnya seorang guru harus
memiliki kepribadian yang mantap yang patut diteladani. Dengan
demikian, seorang guru akan mampu menjadi seorang pemimpin yang
menjalankan peran : ing ngarso sung tulada, ing madya mangun karsa,
tut wuri handayani.

(2) kompetensi profesional, maksudnya seorang guru harus memiliki
pengetahuan yang luas, mendalam dari bidang studi yang diajarkannya,
memilih dan menggunakan berbagai metode mengajar di dalam proses
belajar mengajar yang diselenggarakannya.

(3) Kompetensi kemasyarakatan, artinya seorang guru harus mampu
berkomunikasi baik dengan siswa, sesama guru, maupun masyarakat
luas. Mungkin secara sederhana, ketika kita mengamati profil guru
sebuah sekolah, bisa dilihat dari riwayat pendidikan, pengalaman
mengajar, prestasi, penampilan, sikap dan gaya mengajar apabila
dimungkinkan.

Gedung dan fasilitas.
Komponen pendidikan yang tidak kalah pentingnya adalah sarana dan
prasarana yang mendukung. Mulai dari bangunan fisik, ruang kelas,
taman, perpustakaan, laboratorium, sarana olah raga dan kesenian,
arena bermain, kantin, perlengkapan kelas, sampai dengan alat peraga
edukasi yang dimiliki. Seiring dengan kemajuan bidang informasi dan
teknologi, nampaknya bukan hal yang baru sebuah sekolah memiliki
fasilitas akses jaringan internet dan website sendiri, dimana setiap
stake holders dapat berinteraksi dan berkomunikasi di dunia maya.

Hal ini, akan sangat membantu bagi orang tua untuk memantau
perkembangan putra-putrinya secara cepat tanpa harus secara fisik
datang ke sekolah. Dengan didukung sarana dan prasarana yang baik,
diharapkan semua peserta didik dapat belajar secara enjoy, nyaman,
dan betah. Sekolah diibaratkan sebagai rumah kedua bagi anak-anak,
sehingga sekolah yang baik mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan
siswa. Hal yang perlu diperhatikan juga mengenai rasio jumlah siswa
dengan luas ruangan kelas serta fasilitas pembelajaran yang lain.

Lokasi sekolah dan lingkungan.
Lokasi yang dimaksud dapat dipandang dari jarak sekolah ke rumah,
lingkungan sekitar dan sarana transportasinya. Bisa dibayangkan
seorang anak harus bangun pagi-pagi sekali karena letak sekolahnya
jauh. Tentu ia pulang dalam keadaan lelah karena jarak yang
ditempuhnya memakan waktu yang lama. Belum lagi jika terjadi
kemacetan lalu lintas, bisa dimungkinkan sering terlambat pulang
maupun masuk sekolahnya.

Lalu kapan ia bisa belajar di rumah dengan nyaman? Bagaimana ia bisa
mengembangkan interaksi dengan anggota keluarga lain di rumahnya?
Maka, faktor lokasi dan lingkungan ini hendaknya diperhatikan oleh
orang tua dan anak itu sendiri dalam menentukan sekolah pilihannya.
Perlu dipikirkan juga mengenai sekolah yang berlokasi di pusat
perkotaan atau keramaian dan yang berada di pinggiran atau lebih
dekat dengan suasana alam, semua memiliki plus-minus-nya.

Biaya pendidikan.
Barangkali bagi sebagian kalangan, faktor biaya ini menjadi
pertimbangan paling utama dalam memutuskan sekolah yang dipilih,
terutama bagi masyarakat yang secara ekonomi kelas menengah ke
bawah. Biaya pendidikan yang ditarik pihak sekolah secara umum
terdiri iuran SPP, bantuan pembangunan/ gedung, seragam, buku,
praktikum dan kegiatan ekstrakurikuler. Sekolah-sekolah yang
dianggap favourit, unggul maupun plus biasanya juga akan memasang
biaya pendidikan yang tidak murah.

Hal ini berkaitan dengan fasilitas pembelajaran dan program-program
unggulan yang ditawarkan. Namun yang perlu diingat bahwa, tingginya
biaya pendidikan yang diterapkan pihak sekolah hendaknya diikuti
juga dengan pelayanan pendidikan yang berkualitas. Oleh karena itu,
sebelum menentukan pilihan sekolah, orang tua diharapkan sudah mampu
mengukur kemampuan secara ekonomi tentang biaya pendidikan yang
harus dikeluarkan termasuk anggaran lain di luar program sekolah,
seperti uang saku, transportasi, perlengkapan sekolah dan lain-lain.

Ketertiban dan kebersihan sekolah.
Kondisi sekolah yang nyaman, teduh, tenang, tertib dan lingkungan
yang bersih tentu saja akan mendukung suasana proses pembelajaran.
Berbeda dengan suasana sekolah yang terkesan kumuh, gersang, gaduh,
penempatan perabot sekolah yang semrawut, dan tidak ada kedisiplinan
yang diterapkan, maka proses belajar mengajar akan banyak terganggu
dan kurang optimal hasilnya. Kata kuncinya, siswa di sekolah harus
merasa senang dan betah seperti ketika berada di rumahnya sendiri
(feels like second home).

Lihat prestasi dan keberhasilan alumninya.
Kriteria yang tidak boleh ditinggalkan dalam memilih sekolah yang
ideal adalah prestasi dan profil output-nya. Sekolah yang baik,
selain unggul di dalam proses, juga unggul pada hasilnya. Seperti
telah diurakaikan di muka, yang disebut prestasi tidak hanya secara
akademik, tetapi juga non akademik baik siswa, guru maupun
institusinya.

Bagaimana perkembangan bakat dan potensinya, sikap, perilaku,
kemandirian, keterampilan dan keahlian lain yang mendukung.
Sedangkan Keberhasilan alumni dapat diukur dari lulusan sekolah
dapat diterima di sekolah lanjutan yang kualitasnya baik serta
memiliki life skill yang cukup untuk mampu eksis di tengah
masyarakat.

Dari paparan di atas, semoga dapat menjadi bahan pertimbangan bagi
orang tua dan anak di tengah euforia kebingungan mencari sekolah
yang ideal. Terlebih-lebih dengan diterapkannya sistem penerimaan
siswa baru (PSB) on line yang masih mengedepankan nilai akademik
(ujian nasional) di dalam proses seleksinya. Hal ini, tentu saja
membuat keresahan dan kepanikan tersendiri terutama bagi yang
nilainya di bawah atau pas-pasan.

Penulis berharap, kedepan sistem seleksi penerimaan siswa baru yang
sekarang ini berlaku perlu dikaji secara mendalam, bukan komponen IT-
nya (sistem on line), tetapi kriteria yang dijadikan alat
penerimaan, yaitu hanya nilai ujian nasional. Oleh karenanya, pihak
sekolah sendiri secara otonom yang dapat menentukan kriteria
penerimaan siswa baru di tempatnya, semoga!

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Email: redaksi@kabarindonesia.com
Big News Today..!!! Let’s see here:
www.kabarindonesia.com

Ditulis dalam KAMU MAU TAHU? (dari berbagai sumber) | Bertanda: , , , | Leave a Comment »

Tip Menulis E-mail Bisnis

Ditulis oleh permanas di/pada 16 Februari 2008

Posted by Admin in Tips. add a comment

Surat elektronik atau e-mail adalah bagian penting dari perangkat komunikasi moderen bagi para eksekutif, pengusaha yang bekerja dibelakang komputer. Kehadiran e-mail sangat penting untuk melancarkan pekerjaan atau berhubungan dengan klien. Namun karena sifatnya yang cepat dan mudah seringkali orang melupakan etiket dalam mengirim e-mail terutama e-mail bisnis dan yang menyangkut pekerjaan.

Padahal, pesan yang Anda tulis dalam e-mail untuk rekan bisnis, klien, bahkan atasan Anda, haruslah berbeda dengan pesan yang Anda kirimkan untuk teman.

Berikut tip agar Anda dapat menuliskan e-mail pekerjaan dengan kesan profesional:

Langkah I

Jangan pernah lupa mengisi judul e-mail Anda. (Berada di baris Subject). Setiap orang dapat menerima lusinan email setiap hari atau setiap jamnya. Penulisan judul yang tepat membuat si penerima langsung perhatian pada email Anda dan membukanya.

Langkah II

Buatlah e-mail Anda singkat dan padat. Sebutkan langsung tujuan e-mail Anda dan sertakan permintaan respon jika Anda memang mengharapkan respon darinya. Baca lagi isi e-mail Anda untuk menghindari kesalahan seperti informasi yang sebenarnya tidak perlu dikemukakan atau hal yang tidak penting.

Langkah III

Gunakan gramatika yang benar apapun bahasanya. Jika klien Anda kebetulan adalah seorang asing yang tidak bisa berbahasa Indonesia, maka tulis e-mail Anda dalam bahasa Inggris dengan aturan yang benar.
Hilangkan penyingkatan kata seperti “pd’ untuk ‘pada’, ‘mhn’ untuk ‘mohon’ atau untuk bahasa Inggris: ‘ur’ untuk ‘your’, ‘2nite’ untuk ‘tonight’, dll.
Kecuali Anda memang memakai akronim resmi seperti: TNI, ABRI, NASA, PBB, dst.

Jika Anda lemah untuk masalah ejaan terutama jika menulis email dalam bahasa Inggris maka Anda bisa manfaatkan spell-check tool yang telah tersedia di setiap program e-mail yang Anda gunakan.

Langkah IV

Penggunaan tanda baca dan tanda huruf besar seperlunya. Anda tidak perlu menggunakan huruf kapital di seluruh isi pesan e-mail Anda atau tanda baca, koma, titik, tanda tanya atau tanda seru, jika memang tidak diperlukan.

Langkah V

Baca kembali e-mail Anda dari kolom atas yaitu alamat email orang yang Anda kirim(TO), lalu judul e-mail Anda (Subject) kemudian isi pesan Anda. Ini berguna untuk mengkoreksi jika ada yang ingin ditambahkan atau dikurangi. Langkah ini jangan pernah Anda lupakan.
*
Jika Anda ingin menambahkan beberapa orang namun sekedar hanya untuk mengetahui, isi kolom CC, atau jika Anda ingin mengirimkan lampiran e-mail tersebut ke orang lain tanpa diketahui si penerima, isi kolom BCC.

sumber : http://www.conectique.com

Ditulis dalam KAMU MAU TAHU? (dari berbagai sumber) | Bertanda: , , , , , , | 1 Komentar »