Permanas

dan jika kebebasan adalah kata-kata yang tak terantai, maka ia tak perlu dipasung

Waktu Lain Lagi

Ditulis oleh permanas di/pada 16 Februari 2008

Waktu lain lagi, ketika menghadapi ketidak berhargaan, aku sudah sangat berharga bagi diriku sendiri. Aku bukan orang egois dan mementingkan diri sendiri. Tidak, aku tidak pernah mengharapkan untuk menjadi manusia seperti demikian. Tidak sekarang, tidak nanti. Tapi siapa lagi yang akan membuat diri menjadi berharga, orang lain tidak, angan-angan, tidak, materi, juga tidak. Hanya aku sendirilah bagaimana aku memperlakukannya. Dan aku memperlakukan diriku dengan sangat berharga. Melebihi apa yang aku miliki selama ini. Aku yakin orang yang tahu akan kualitas dirinya juga akan berlaku seperti aku, menghargai diri mereka apa adanya. Aku rasa menghargai diri apa adanya, tidak dengan embel-embel kekuasaan atau harta, bukan berarti tidak ada apa-apanya. Orang-orang dengan tipe demikian justru sangat menghargai orang lain, lingkungan, dan dirinya sendiri.

Waktu tidak akan pernah kembali ke posisi semula ketika ia bergerak, sungai mungkin akan tetap terlihat sama, tapi air yang mengalir tidak demikian. Semua berubah, tidak ada yang tidak berubah. Aku, kau, semua, setiap saat tidak akan pernah terlihat sama. Ini mengenangkan aku pada satu hal lain, bagaimana mungkin kita dapat mengenali orang yang sama setelah sekian tahun tidak pernah bertemu dan terpisah cukup lama. Bahkan tidak tahu lagi bagaimana awal pertemuan itu terjadi. Semua berubah.

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>