Permanas

dan jika kebebasan adalah kata-kata yang tak terantai, maka ia tak perlu dipasung

Kemana Kau Pergi

Ditulis oleh permanas di/pada 17 Maret 2008

Suatu kali kau pergi ke suatu tempat, kau tidak tahu kemana kau pergi dan akan bertemu siapa atau dengan apa kau melakukannya. Yang kau tahu kau hanya melakukan keinginan kau saja. Lalu ketika telah sampai pada tujuan yang tidak kau rencanakan, kau tercengang, kau telah sampai sejauh ini tanpa paksaan apa pun, dan kau telah melakukan suatu terobosan dalam kehidupanmu. Melakukan sesuatu yang kau inginkan tanpa pernah kau tahu apa yang kau inginkan. Hah, tapi apa yang membuat orang berpikir tanpa berpikir, kau tidak perlu banyak berpikir untuk melakukan sesuatu. Kalau kau mau lakukan saja. Jadikan itu prinsip pertama dalam mengubah diri menjadi bukan orang biasa-biasa.

Bagaimana kau melakukan sesuatu, bagaimana kau memperlakukan dirimu sendiri, jangan jawab sekarang. Kau perlu kesendirian untuk menjawab, tidak perlu orang ketiga untuk menjawab itu. Kau hanya perlu duduk sendirian dan merenung. Bagaimana cara kau hidup, ah, kau pun tidak harus menjawab sekarang.

Besok mungkin akan tetap menjadi besok, seperti sekarang yang akan tetap jadi sekarang. Masalahnya, bagaimana kau menjalaninya, bukan. Bisa saja dalam sedetik kau tertawa, sedetik kemudian kau menderita, atau melakukan keduanya sekaligus. Aku bilang kau tak perlu takut, maka kau tidak akan merasa takut lagi. Sebuah kegelapan memang akan menyimpan segala macam prasangka, yang kau butuhkan hanya lilin untuk melihat sekeling. Lilin itu kau biarkan dalam hati. Kau harus menyalakannya, bukan orang lain. Kau sendiri yang harus mengeluarkannya dari peti yang kau taruh dekat jantung dan hatimu.

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>