Sajak Ranting Kering
Ditulis oleh permanas di/pada 3 Maret 2009
Lelah aku melangkah menelusuri jalan setapak yang membentang panjang di hadapan, dan rumput mati menyelimuti hamparan tanah penuh debu ini. Kegersangan menjadi raja di antara celah waktu sementara air dijadikan kesejukan yang suci untuk penawar racun yang bersarang di rongga tenggorokan. Burung nazar adalah utusan malaikat maut, bertengger gagah mengabarkan kalau malam ini seseorang akan pergi meninggalkan hidupnya. Mungkin saja itu aku, atau siapapun yang sedang menunggu kematian.
Langit di atas sana menggantungkan purnama sebagai pemeran lentera, bintang sebagai pernik penghias latar cakrawala sehingga gelap tak tampak kelam menutup hari. Tidakkah kau lihat perempuan gypsy yang menari liar di panggung ini ingin mengatakan kalau hidup ini cuma sejenak, kenapa tidak dinikmati saja waktu yang sedikit itu. Sayang, waktu yang singkat ini cukup mampu membuatnya tua dalam kehidupan, itu terlihat dari banyaknya kerutan menempel di wajahnya yang penuh riasan dan anting-anting. Betapa bodohnya aku menyia-nyiakan hidup karena tidak menggalinya.
Pengembaraan yang tak berujung ini telah menemukanku kepada seorang tua bijaksana. Ia selalu bersyair tentang penyesalan-penyesalannya yang membangun kuil, namun di masa tuanya ia hanya menempati sepetak gubuk untuk ditinggali. Ia mengatakan kepadaku, kau pemuda, apa yang ingin kau ungkapkan dalam kehidupan? Jadilah angin yang dapat menggerakkan daun-daun dan menghadirkan kesejukan. Ia tak dapat dilihat, tapi rasakan sentuhannya menyapu kulitmu. Jangan bekerja memohon pamrih, namun katakan janjimu dengan sedikit kata-kata, setelah itu lakukan apa yang mesti dilakukan. Laki-laki itu kemudian pergi meninggalkan tanda tanya.
Tapi, orang bijak yang bicara tentang angin itu mengandung awan hitam dan guntur yang membawa badai dalam dirinya.”Awan hitam adalah nafsu yang buta dan guntur adalah pedang yang akan memotong-motong jiwa dan merusak akal sehat. Jadilah angin baik yang akan mendatangkan kebajikan untuk orang banyak, dengan begitu akan menyelamatkan hidupmu”. Ia berkata lagi, menjawab pertanyaan diri lalu menghilang di antara kabut tebal.
Aku merenungi kehidupan ini dipenuhi teka-teki yang harus dijawab. Bersandar pada apa yang telah dilalui, menjadi setetes air ketimbang buih-buih di lautan, menjadi bunga sukarela penyedia nektar bagi lebah-lebah pekerja, atau menjadi diri sendiri yang selalu mencoba untuk berbuat baik. Hidup ini sendiri pun adalah merupakan kebaikan dan sebuah teka-teki yang masih harus dipecahkan.
Pengkhianatan adalah malapetaka yang membawa kehancuran dan kegelisahan dari mimpi buruk, pengkhianatan tidak selalu sama dengan hati nurani, apa yang diucapkan belum tentu sesuai dengan tindakan. Musuh paling berbahaya adalah seorang teman yang menusuk punggung sahabat karibnya sendiri dan teman yang baik adalah musuh yang menghargai lawan, tapi jangan memandangnya telalu tinggi. Kawan dan musuh adalah pemangsa yang bersembunyi di balik gelap dan kesunyian, ketidak hati-hatian adalah ibu nasib buruk dari peruntungan baik bagi pengintai yang tak pernah memejamkan matanya sedetik pun juga. Kelengahan mengajarkan apa arti kewaspadaan bagi yang ingin selamat.
Wajah-wajah kesakitan terpajang dari jiwa-jiwa terpasung yang membutuhkan kebebasan dan kerinduan akan belaian tangan halus milik seorang ibu dari anak laku-laki, meronta menagih haus dan kasih sayang. Syair-syair terucap manis menenangkan gundah merangkuli malam dengan tangan-tangan kesedihan. Aku terkubur oleh mimpi seorang pembunuh yang membuang rasa kemanusiaannya dari hati nurani dan keluguannya sebagai manusia, mimpinya adalah untuk membunuh dirinya sendiri, sedang aku adalah saksi terpilihnya. Lewat kesaksianku ia membunuh diri sekaligus kemanusiaannya, nyawa pun menjadi tak berarti apa-apa.
Bisikan angin menerobos jendela-jendela kehidupan, membuat terjaga seorang bocah yang belum diceritakan dongeng untuk tidurnya. Ada saat membiarkan mata dibuai rasa kantuk dan melindungi tubuh di balik selimut tebal dan hangat. Pertarungan mimpi dan kenyataan adalah kata-kata yang tak pernah ada kesudahannya, selalu menyita waktu dan meminta banyak korban.
Aku mengira semakin menjauhkan diri akan menciptakan damai dari kebisingan, saatnya untuk berhenti melarikan diri dari kejaran ketakutan. Semakin aku berlari semakin kuat ketakutan mengikat lubang pernafasan, setelah itu kematian menjadi hak untukku. Aku tak dapat mengelak dari kebenaran, cepat atau lambat aku akan menjadi terdakwa dan terhukum. Jiwaku akan terjatuh seperti daun kering lepas dari ranting dihembuskan angin dan tergeletak di atas tanah tandus, membiarkanku terpendam untuk selamanya. Kematian menjadi tak berarti, kesalahan-kesalahan akan terus menghantui, hati nurani menghitam seperti arang. Ranting yang ditinggalkan akan terus belajar dari kehidupan, tunas-tunas batu akan terus tumbuh membangkitkan kesadaran untuk mengorek sejarah hidup dan aku menjadi tak berarti apa-apa di hadapan matanya.
Pohon kering di padang ini, ranting mencakar langit kegelapan dan mengacau rembulan yang sedang bersinar. Kabut perlahan turun membasahi debu yang rindu akan sentuhan air membelai petak-petak tanah. Di sana seorang perempuan tengah mengumpulkan ranting yang jatuh dari pohon-pohon keheningan, mengikat dan menggendongnya di punggung untuk dibawa pulang. Pundak penuh goresan kasar milik perempuan itu seperti surat tertulis di atas secarik kertas putih bercerita tentang perjalanan hidup penuh penderitaan yang sedang menunggu seorang anak yang pulang dari pelariannya.
Di dekat perapian perempuan itu duduk terdiam, memandang api melumat kayu dengan lahap. Pintu rumah dibiarkan terbuka sehingga hamparan tanah kering terlihat dengan jelas dari dalam dan bulan yang sempurna. Bayangan pemangsa jelas beterbangan mengitari langit-langit berkabut. Seluruh hidupnya digunakan hanya untuk menunggu dan bertahan dengan sebuah harapan.
Kelelahan ini membawaku kembali pulang, melewati lagi jalan setapak yang mengantarkanku pergi, sekarang ia membawaku pulang dengan kerinduan-kerinduan untuk bercerita tentang sesuatu yang belum diungkapkan. Rumah di kaki langit yang gersang itu adalah rumahku, dan perempuan pengumpul kayu ranting itu adalah ibuku. Pintu yang dibiarkan terbuka itu ingin aku menutupnya. Bersimpuh di kaki seorang ibu yang penuh dengan kesucian. Bila ikan milik lautan, ia akan kembali ke lautan,. Dia ibuku yang tak dapat menolak kepulangan anaknya untuk meminta maaf, aku mengakhiri apa yang telah aku mulai. Sekarang ia dapat beristirahat dan membiarkan matanya tertutup untuk selamanya dengan damai. Aku meletakkannya dalam kesunyian di bawah pohon yang rantingnya mencakar langit gelap, menaburinya dengan bunga dan doa.
Haru berkata
Aku sudah lama tidak bicara, kecuali perlu. Ah, cape juga ya? Biasanya khan aku banyak omong, hwehehehehe
Masi canggung akunya… Jadi kaya orang baru bisa ngomong.
permanas menjawab: hehehehehehe.. masa siihhhh….??
Haru berkata
Hmm…^^ wah aku imut! Aku narsis! Hehe
Jika aku adalah seperti yang aku bayangkan berarti saat ini aku sedang kehilangan diriku. Kekecewaan menyeretku ke dalamnya. Kau tak tahu betapa aku sedang terluka? Aku sedang marah saat ini, marah dengan diriku. Kenapa aku ini bodoh sekali ya? Memalukan sekali! Aku lusa mau ketemu yuzu wah pasti aku malu sekali. Aku ingin menjadi L LAWLIET/Hideki Ryuga/L Ryuzaki. Detektif paling hebat yang pernah ada. Dia pintar. Dia tidak pernah tidur. Dia duduk di kursi kaya orang jongkok. Kau harus baca DEATH NOTE.(dulu di global ada anime nya, tapi dipotong coz gambarnya ada yang agak porno). Dia tokoh idolaku. Aku suka sekali. Dia tidak punya orang tua. Dia tak pernah, hampir tak pernah tersenyum. Aku suka expresinya. Kau tau gambar di blog q? Di sana cowok pke baju putih n gigit jempol. Itu dia dalam versi movie. Seenggaknya aku bisa melampauinya. YULI KARTIKA, EVA NUR AZIZAH, FAISAL ROHMIANI, RATNA, dan ANAS. Hehe targetku mengalahkan mereka. Dukung aku ya?
permanas menjawab: waaaahhhh… semangat buangeettt…. naahhh ituu.. baik aku doakan kau bisa mengalahkan mereka semua….
Haru berkata
Hmm ^^ sudah senyum kan? Kenyataannya di sini aku tidak senyum sedikit pun. Temanku malah super. Dia mau senyum cuma 2kali(yang aku tahu). Ya, maklum dia punya masa lalu kelam. Hari ini hari yang indah. Aku sudah bukan ketua di ZEVA. Yeah… (aku di sini tanpa expresi). Temanku, bisa dibilang mbakku dia orang hebat. Aku kagum. Tapi dia bilang aku lebih hebat darinya. Hari ini aku tau ternyata dia orang yang tegar. Waktu kecil ya gitu dah.
Ya, tentu Jepang semua. Kan anak2 klub otaku. Yah, kau baca “propileku”? Aku ganteng kan? Teman2 anime cewek banyak yang nge-fans lo…(narsis)tapi ngefans sama nasehat yang aku beri bukan wajahku. Ah, tapi sebenarx mereka juga bisa jawab sendiri cuma tidak dapat berfikir jernih. Kosong kan? Nanti kalau sudah ada logo klub kau kunjung lagi ya?(tapi bakal lama coz bokek akunya). Ah, aku ini dari dulu memang tidak suka tersenyum. Paling senyumx dipaksakan(untuk membuat orang2senang n nyaman)
wachau… wachau…(lagi stress)
last word
lupakan aku. Jangan pernah kau ingat-ingat. Kenapa? Karna aku bukan siapa-siapa dan tak akan pernah jadi siapa-siapa. Aku bukan orang hebat. Aku hanya “alat” yang tak berguna lagi. Aku akan sangat bersyukur jika aku mati nanti tak ada manusia yang mengingatku. Setidaknya Yuzuriha Nekoi, aku akan tetap menanamkan keping hatiku padamu. Aku akan tetap menjagamu. Ingatlah bahwa aku adalah “other yuzu” atau “inuki”(inu:anjing, inuki, anjing supranatural milik yuzuriha) yang akan terus melindungimu. Aku akan tetap menjadi RYU:naga yang akan melindungimu. Maaf, aku gila. Aku sangat sayang padamu Azizah… Kamu bukan boneka. Kamu adalah orang yang kusayangi. Biarlah mereka bicara apa. Kita akan tetap menjadi naga… Dan kau bukan lovely doll. Kau yang kuinginkan meski tak ku ungkapkan. Kau yang ku banggakan yang slalu ku rindukan. Eh, salah ga lirikx. >,>,>
permanas menjawab: renungkan ini.. kau adalah apa yang kau pikirkan.. jadi kenapa tidak pikirkan yang baik-baik saja tentang dirimu dan kehidupanmu itu… ayolah.. tarik sedikit lagi senyummu itu.. akan membuat hidupmu lebih bahagia, setidaknya lebih baik laahh.. hahah
Haru berkata
Jangan maen2 ke rumahku. Memangnya siapa kau ini hah? Whekhekhekhe
Maaf, ryuga sedang error. Maenx nanti2 aja ia? Coz isinya ga karu2an. Yang kemarin ngisi itu bakpau gendut temenku jadi ia warnax agak gimana gitu. Hehe
Oya, apa arti senyuman itu bagimu? Aku belum tahu makna sesungguhnya. Ada sohib yang komen katanya aku tidak pernah senyum ikhlas, ia emang sih, yang ada aku ketawa kaya orang miring. Aku jarang senyum. Akhir2 ini aku dibilang aneh. Yah, gw ga peduli si. Tapi risih juga.
permanas menjawab: hehe.. aku sudah berkunjung kok, sayang aku tidak bisa memberi kometar di sana, atau masih di blok ya?? hehe… iya.. masih belum ada isinya…. tapi kok ya nama-namanya pakai nama Jepang semua ya…?? tapi tidak apa-apa juga sihh…. namanya juga hobi, hehe.
tau gak… senyum itu bisa membuat hari muram menjadi tidak terlalu muram… dan senyum itu adalah virus yang membahagiakan.. hahaha.. tentu saja aku juga selalu berusaha tersenyum setiap saat.. karena itu jarang sekali teman-teman aku menganggap kalau aku sedang kesusahan… ya, karena aku selalu berusaha untuk tersenyum laahh.. jadi kenapa kau tidak mulai sekarang juga.. ayolah.. bukankah aku sudah menyuruhmu untuk tersenyum?? yak, sekarang juga…
Haru berkata
Dah aku kasi itu alamat blog. Tapi masi berantakan.
permanas menjawab: haha… baiklah nanti aku sempatkan berkunjung ke sana. tapi jangan marah ya kalau aku mengkritik rumahmu… hehehehehe….
Zaki berkata
Min nya sekitaran 1 kayaknya. Habis aku pakai kaca matanya kenichiki yang 11/2 oke2 aja tuh. Sementara kaca aku yang 1/4 jadi engga ada apa2nya.
Itu biodata hitsugaya di anime bleach pak de. Yah harus donk. Dia kan sayang sama hinamori. Jadi hitsugaya tidak ingin momo hinamori terluka. Gtu kun. Ah, gw jadi sok tau.
Maksudnya gimana lo? Sakura apa?
Jadi tambah telmi ni gw.
Ya, kimono memang dipakai cowok and cewek. And gw itu setengah2. Jika keadaan genting gw jadi cowok and dalam keadaan biasa gw jadi cewek. Tapi kalau ngomong gini gw jadi cowok kok. Haha
permanas menjawab: haduuuuhh.. jadi bingung sendiri, chan…. terserah kamu ajah deh… aku bingung . baik-baik ya di sana.
Zaki berkata
Kimono nya dipakai atuh… Masak dibawa??
Aku sudah pakai kaca mata hanya saja tambah parah lagi. Ku tak tau mengapa.
Oya, kemarin aku membuat bunga sakura dari kertas. Bagus lo!
HITSUGAYA TOUSHIRO
age:13, birth, desember20
gender:male
hair:silver
eyes:light blue
weight:28kg
status:captain of the 10th division
quote:” if you hurt hinamori, i’ll kill you!”
biodatamu mana hitsugaya-kun?
permanas menjawab: itu biodata kamu atau hitsugaya yang kamu sebut kemarin?? quote-nya galak amat…
biodata aku?? hahaha… sakura tanpa biodata pun akan tetap menjadi sakura, bukan begitu, dek.
kalau kamu laki-laki, berarti, aku punya satu lagi adik laki-laki, apa iya begitu ya? tapi, kan, kimono bukannya hanya di pakai oleh kaum perempuan di Jepang?? atau.. jangan-jangan kamu transgender ya, hehehehe.. kidding…
kacamata, memangnya kamu sudah minus berapa? ya sudah, aku titip satu… sakura itu…
Zaki berkata
Zaki come back ni.
Wah kok tau TA itu Tulungagung? Menolong itu adalah hal yang sangat agung makanya kabupatenku dinamakan
Tulung:menolong
agung:agung.
Hehe. Ntar pake pedah ontelnya masku aja. Hehe pakaian kita kimono ya? Nanti pasti para otaku(penggila all about Japan) di TA bakal ngliatin. “hoe, hatsuharu kancamu sapa kuwi?”
hehe aku sudah membayangkan seniorku berkata demikian.
Ah, aku yang otaku aja ndak pernah liat film japan. Ahh… Seandainya saja…
Nanti kamu jadi penulis terus ya? Kalau sudah jadi jangan lupa dikirim ke aku. Aduh…mataku sudah error ni. Maaf kelihatannya rabunku tambah parah. Nanti tak mampir lagi. Kita ke Japan yuk? Pakai sayapmu. Nanti terbang. Kita di sana liat sakura… Ayo…
permanas menjawab: ternyata imajiku tidak salah lho, memang ada ya sakura pada musim dingin, tepatnya siyy pas akhir musin dingin menjelang musim semi…. hehehehe…. waaahh.. pake kacamata kenapa. eh, ya, ayu kita ke jepang, sambil melakukan hanami… sambil menikmati bunga sakura yang tengah mekar, tapi aku suka sakura dengan bunga berwarna merah muda… lembut tapi kuat… waaahh.. kalau aku penggemar film… tapi yang gratisan, hehehe.. mari kubawa kau dengan sayap aku, kita kunjungi Jepang… jangan lupa kimononya di bawa.. ya..
Zaki berkata
Wah puisinya kapan2 kalau begitu. Aku masih males ke warnet karena sedang try out. TA= Tulungagung, Jawa Timur (bukan orang Sunda. Aku Jawa asli). Jauh kan? Bahkan terlalu jauh dari ibukota.
Tapi jarak bukanlah suatu masalah. He eh kan? Kapan2 kalau sempat main ke kotaku ya? Kuajak kau muter2 ampe bensin abis(pencemaran ni)
Sakura dengan bunga musim dingin artinya suatu harapan yang tak akan pernah pudar meski kemungkinan akan harapan itu hampir tidak mungkin adanya.
Sekarang ini aku juga berharap sakura dapat mekar dalam mimpiku. Hah, aku lagi error gara2 dua hari begadang terus.
Kamu malem minggu ga ngapa2in ya? Lha terus ngapain?
Maaf jadi tanya2.
Kalu liat blog orang2 kayaknya blog ku makin terpuruk dah. Haha
Ni kupersembahkan untukmu
“domo arigatou gozaimas” mungkin ni kata terlalu rapuh untuk mengucapkan rasa terima kasihku.
Bagaimana menjadi ketua yang baik? Aku menjabat menjadi ketua lebih dari dua kali. Tapi menurutku aku malah mengecewakan anggotaku. Bagaimana ya? Aku ingin keluar, tapi tidak mungkin karena klubku ini adalah hal yang berharga bagiku. Teman2 juga mempercayakan ini smua padaku. Maaf jadi curhat lagi. Boleh kan mas? Haha sudahlah kalau lagi down mesti gini ga usah ditanggapi.
Makasih semangat yang diberikan. InsyaALLOH aku akan selalu tersenyum. Ah, hubungan kita ini dalam status apa ya? Siaga 1?
permanas menjawab: waaaahhh.. padahal aku sudah menduga sebelumnya singkatan TA itu, wah perkiraanku tidak meleset. memang jauh sekali. bolehlah muter-muter, tapi jangan menggunakan kendaraan yang menggunakan bahan bakar, gimana kalo kita boncengan sepeda ajah?? hikhikhikhikhikhik… sepeda ontel yang antik jaman jepang… pake pakean jadul, halah!! bow!!
sakura musim dingin… wahhhh…. pantesan gambarnya bener-bener artistik di film itu (aku lupa judulnya siiiiyy) oooo gitu ya tafsirannya… apalagi gambarnya agak slow motion gitu.. seorang gadis menunggu di pinggir danau yang beku di mana di tepinya pohon sakura itu tumbuh… di seberangnya seorang laki-laki menoleh sebentar kemudian berlalu -ini settingan jaman-jaman dinasti ya, kalo di lihat dari cara berpakaian dan busana yang dikenakannya- wahhh… sejak dulu aku penggemar berat film klasik cina or jepang yang seperti itu… sarat makna dan gambarnya dibuat puitis banget… suer… tapi kalo ngomong film aku benar-benar gak bosen nonton film ‘before sunrise’ aku lupa juga tokoh-tokohnya… tapi dialog-dialog yang digaungkan benar-benar dahsyat! aku masih belum mampu menulis sebuah cerita yang alurnya terjadi hanya satu malam… nah untuk mengisi alur-alur itu… dialog-dialog cerdas mau tidak mau harus dimunculkan untuk memberi kekuatan lain dari cerita tersebut.
waaaaahhh…. panjang buanget….
eh, kalo mengenai kepemimpinan, aku punya tulisan orang lain yang aku taruh di kategori ‘kamu mau tahu, dari berbagai sumber’ di situ ada tulisan bagus mengenai bagaimana seorang pemimpin harus bertindak salah satunya (pemimpim tidak dibuat, melainkan dilahirkan) waaahh.. artikan saja sendiri… hehehehe… semoga tambah puyeng, yak…
selamat berburu….!
Zaki berkata
Ohayou,,,
ya, kemarin sudah kubaca puisinya. Domo arigatoz ya? Sakura itu mekarnya pas musim semi. Sekitar februari-maret di Japan biasanya ada acara hanami. Hana: bunga,
hanami:melihat bunga. Kalau secara singkat dapat diartikan duduk2 bersama keluarga di bawah untaian pohon sakura(biasanya bawa makanan + minum teh) untuk melihat sakura yang mekar. Eh, jadi sok tau.
ya, amien… Semoga para pengunjung di blog E kazekage nanti dapat terispirasi dari tulisanmu itu.
Malam minggu di ibukota suasananya gimana? Kalau di TA(tempat tinggalku) biasanya dipenuhi dengan para remaja yang lagi asyik berduaan. Hwehehe. Astaghfirulloh…gimana ndak kiamat? Wong dunia dah parah kaya gini.
Beginilah hobby ku. Aku tidak suka dengan kelakuan para manusia2 itu. Kalau malam minggu biasanya kuhabiskan dengan menulis hingga aku tak sadar bahwa fajar sudah menjemput. (tapi itu lebih baik kan dr pada pacaran?)
Kapan2 boleh titip puisi?
permanas menjawab: Oooo, gitu ya, jadi bunga sakura itu mekarnya pas musim semi, hehehe… untungnya imaji membolehkan aku membuat bunga sakura mekar pada musim dingin (padahal, aku juga merujuk pada sebuah film entah Jepang atau China, pokoknya film Asia-lah, di situ diperlihatkan kalau bunga sakura itu mekar pas salju turun.. jadilah imaji-ku mengacu ke sana) tapi tidak apa-apa… gambarnya artistik sekali soalnya.. hehehe, bayangkan sakura yang merah itu berpadu dengan butiran salju yang putih.. wah… indah benar…
menulis sampai pagi….?? (kayaknya jadi teringat sama diri aku sendiri, deh. hikhikhikhik, suer!)
boleh-boleh saja kamu mao nulis puisi, cerpen, atau apa kek, tapi taruhnya di halaman ‘ekspresi publik’ ya..
sa sudah, ditunggu lho…
eh, malam minggu di ibukota… terserah pilihan sama selera individu sih.. mau pacaran, ada. mao ajojing, ada, mao jalan-jalan, ada. mao nggak ngapa-ngapain juga banyak, contohnya aku, hehehehe… memangnya kamu tinggal di mana? TA itu singkatan apa ya??
ya, sudah… senang punya banyak teman…
Zaki berkata
Entahlah, kenapa aku tidak bosan2nya membaca tulisanmu.
Kupasang di blog bukan untuk tujuan komersil. Kalau misalnya nanti ada orang yang mau datang ke blog bisa membaca tulisanmu itu. Agar mereka tersadar akan sesuatu. Pasti akan kutulis namamu kok. Khukhukhu. Tidak mungkin seorang kazekage sepertiku dapat membuat tulisan sebagus itu.
Menurutku sebuah karya itu tidak dapat di beli dengan uang.
Jangan berterimakasih padaku…khukhukhu.
Ayo kita berjuang sama-sama. Ganbatte!
Pemilik rumah ini baik ya?
permanas menjawab: hikshikshiks…. masa siiihh.. wah gak nyangka lho, kamu bisa terinspirasi sama tulisan aku…. waaahhh… mudah-mudahan orang yang membaca tulisanku di blog kamu juga bisa merasakan hal yang sama dengan kamu… o ya.. puisi yang kamu minta sudah aku kasih yaa… waaaahhh… indah benar ya, bunga sakura yang mekar di musim dingin…. (padahal aku gak tahu, apa benar ya bunga sakura juga bisa berbunga di musim dingin??.. hehehe sok tahu yaaa) tapi imaji kan tidak mengenal batas, bukan??
Zaki berkata
Panjang banget. Aku sampai mengalir di dalamnya. Boleh ndak ini juga kupasang di blog ku? Aku bener2 masuk. Aku jadi ingat ibuku yang selama ini sudah kubiarkan begitu jauh. Kamu hebat! Tapi aku tidak akan kalah. Hehe
permanas menjawab: silahkan saja, asal mencantumkan penulisnya, yaitu aku, hehehehe.. selama itu untuk tujuan baik. tapi…. kalau sudah menyangkut komersil… nah yang ini harus bayar, iya dong? tidak peduli hebat atau tidak, selama aku masih bisa terus berkarya dan menghasilkan tulisan-tulisan yang mantab -bukan pop- aku senang-senang saja.. yaaahh, tapi sayang ya, banyak penerbit lebih mementingkan sisi komersil ketimbang kualitas… tapi tidak apa-apa, biar tulisan aku banyak ditolakm, toh, pengunjung setia rumah aku tetap bisa mengapresiasikannya. sekali lagi terima kasih… aku tahu, kamu tidak kalah! ayo kita berjuang lagi..