Permanas

dan jika kebebasan adalah kata-kata yang tak terantai, maka ia tak perlu dipasung

Marah Bukan Solusi

Posted by permanas pada 16 Februari 2008

Suatu pagi ada satu hal yang membuat aku marah sekali dan kehilangan kontrol diriku barang sebentar, justru karena waktu yang hanya sebentar itu telah membuat beberapa barang terlontar ke sana kemari dan, tentu saja, apa yang ada dihadapanku menjadi berantakan, hanya karena kemarahan yang mengakibatkan aku kehilangan kontrol diri sesaat. Lucunya, kemarahan itu diakibatkan karena masalah sepele yang dengan sedikit kesabaran masalah yang membuat aku marah tak terkendali itu dapat terselesaikan. Berebut toilet di pagi hari dengan adik-adikku, tentu saja dengan jumlah penghuni rumah kecil berjumlah tujuh orang itu dengan satu toilet di pagi hari tidak jauh berbeda dengan keadaan jalan-jalan di kota besar, macet dan antre.

Marah bukanlah suatu solusi, aku menyadari hal itu. Tapi egoisme dalam diriku tiba-tiba memuncak karena aku merasa hak-hakku untuk menikmati toilet di pagi hari tanpa diganggu terlanggar dan tercemari dan itu membuat aku marah besar. Berdamai dengan lingkungan sekitar kita memang tidak mudah, terlebih berdamai dengan diri sendiri dengan kondisi yang serba minim. Bayanganku pun melampaui kesadaran aku sebagai pribadi, juga sebagai seorang manusia. Perbaikan harus segera dilakukan, rekonsiliasi harus segera dilaksanakan. Jika tidak kepentinganku untuk menggunakan toilet di pagi hari yang sibuk akan terus terganggu selamanya. Masalah toilet pun akhirnya menjadi masalah yang hangat dan rumit ketika bersinggungan dengan kepentingan orang-orang yang juga berhubungan dengan toilet di pagi hari. Bagaimana aku membayangkan pengaturan toilet aku sejajarkan dengan musyawarah paripurna setingkat MPR/DPR dalam menggodok undang-undang yang menyangkut kehidupan berbangsa dan bernegara yang menjamin hak-hak rakyatnya agar terpenuhi.

Imajinasi memang tidak menghendaki kemarahan membiarkan proses-proses kreatif menjadi terganggu, biar pun hanya sesaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: