Permanas

dan jika kebebasan adalah kata-kata yang tak terantai, maka ia tak perlu dipasung

MENGADUH!

Posted by permanas pada 31 Maret 2008

lalu mau bilang apa lagi

nyatanya semakin saja sulit hidup

menjerat kencang

besok hari

keringat yang jatuh

tidak sebanding

kau bilang

perut lapar

dikandung setiap

berangkat kerja

hanya kuli angkut pasar

kau angkut beras

berkarung-karung

tapi kau kelaparan

mengaduh kau meratap

pulang

kepada anak bini

tidak seberapa

keluar dari kantong lusuh

beserta kresek

diisi beras bercampur batu

yang kau kumpulkan

kau mengaduh

tapi kau tahu

tidak di depan

kau punya anak bini

kau

mengandungnya

kala kau sendiri

kampung melayu/permanas/310308

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: